Sabtu, 01 Desember 2012

Neraca air Lahan desa Tesbatan

Model neraca air umumnya dikenal terdiri dari tiga model, antara lain:
1. Model Neraca Air Umum.
Model ini menggunakan data-data klimatologis dan bermanfaat untuk mengetahui berlangsungnya bulan-bulan basah (jumlah curah hujan melebihi kehilangan air untuk penguapan dari permukaan tanah atau evaporasi maupun penguapan dari sistem tanaman atau transpirasi, penggabungan keduanta dikenal sebagai evapotranspirasi).
2. Model Neraca Air Lahan.
Model ini merupakan penggabungan data-data klimatologis dengan data-data tanah terutama data kadar air pada Kapasitas Lapang (KL), kadar air tanah pada Titik Layu Permanen (TLP), dan Air Tersedia (WHC = Water Holding Capacity).
3. Model Neraca Air Tanaman. Model ini merupakan penggabungan data klimatologis, data tanah, dan data tanaman. Neraca air ini dibuat untuk tujuan khusus pada jenis tanaman tertentu.

Jumat, 30 November 2012

Seminar Nasional

Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering, Politeknik Pertanian Negeri Kupang akan mengadakan Seminar Nasional
Konsep Akademis Pertanian Lahan Kering wilayah Semi Ringkai sebagai Acuan Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Tinggi Bidang Pertanian Berbasis Kompetensi dan Berorientasi Kerangka Kualifikasi Nasional

Minggu, 01 Juli 2012

PIMNAS XXV Yogyakarta

Empat mahasiswa Jurusan MPLK, yaitu:
1. Sony Umbu Toku Ngudang (Prodi PPLK)
2. Daud Wewo Rohi Yiwa (Prodi PPLK)
3. Febry Siska Nabunome (Prodi PPLK)
4. Yulius Bura Peka Yoli (Prodi PPLK)
secara membanggakan berhasil lolos ke Pekan Ilmiah mahasiswa XXV dengan judul kegiatan PKM-P "Simulasi Suhu Tanah Berdasarkan data Suhu Udara"

Keempatnya telah menyisihkan lebih dari 5000 peserta lainnya yang telah dibiayai DIKTI dalam kegiatan PKM 5 bidang tahun 2012. Tiga diantara mahasiswa tersebut, dengan didampingi oleh dosen pembimbingnya diberi kesempatan untuk mengikuti PIMNAS XXVdi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Selamat dan Sukses untuk keempatnya.

Sabtu, 12 November 2011

Rintisan Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi (PPGT) SMK Kolaboratif

Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional akan menyelenggarakan Rintisan Program Pendidikan
Profesi Guru Terintegrasi (PPGT) SMK Kolaboratif. Sebagai program rintisan, pada tahun anggaran 2011 program ini dibatasi khusus untuk bidang pertanian.Melalui program tersebut, lulusan D3 Pertanian akan dididik pada jenjang D4 di Politeknik dan LPTK secara terintegrasi untuk mengembangkan kompetensi keahlian produktif maupun kompetensi keahlian pendidikan, dilanjutkan dengan Pendidikan Profesi Guru dengan pola PPL satu semester sebagai guru SMK di daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).
Rintisan Program PPGT SMK Kolaboratif dimaksudkan untuk memenuhi kekurangan guru SMK di daerah yang masuk kategori 3T. Untuk itu,peserta Rintisan Program PPGT SMK Kolaboratif  diprioritaskan untuk lulusan program D3 yang berminat menjadi guru SMK di daerah 3T dengan persyaratan sebagai berikut :
a.    Memiliki kualifikasi akademik minimal lulus Program D3 dari perguruan tinggi yang terakreditasi;
b.    Bersedia mengikuti pendidikan sesuai peraturan;
c.    Setelah lulus pendidikan bersedia ditugaskan di wilayah 3T;
d.    Berbadan sehat dibuktikan dengan surat keterangan dokter
e.    Bebas napza (narkotika, psikotropika dan zat aditif lainnya) dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi yang berwenang;
Bagi yang berminat untuk mengikuti Rintisan Program PPGT SMK Kolaboratif segera mendaftarkan diri di salah satu Politeknik sebagai berikut :
1.    Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Jl. Raya Tanjung Pati Km 7, Payakumbuh,Telp. 0752 – 7750220
2.    Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Jalan Adisucipto Penfui Kupang PO BOX 1152 Kupang, Telp. 0380 – 881600, 881601
3.    Politeknik Pertanian Negeri Jember, Jl. Mastip Kotak Pos 164 Jember, Jawa Timur,Telp. 0331 – 333532, 333533
4.    Politeknik Negeri Lampung, Jl. Soekarno Hatta – Rajabasa, Bandar Lampung, Telp.0721 – 703995

Pendaftaran dibuka mulai awal s.d. pertengahan November 2011